Panduan resmi pelaksanaan Ujian Tengah Semester, mencakup lingkup materi, format soal, ketentuan umum, dan latihan pengecekan kesiapan.
Capaian Pembelajaran UTS
Mahasiswa mampu mendemonstrasikan pemahaman konseptual tentang arsitektur 8086, menganalisis representasi data, serta menerapkan logika alamat dan set instruksi dasar (Data Movement dan Aritmatika/Logika) untuk menyelesaikan permasalahan pemrograman tingkat rendah secara tertulis.
Lingkup Materi UTS
Seluruh materi yang diujikan berasal dari Bab 1 sampai dengan Bab 7. Berikut adalah ringkasan fokus utama dari setiap bab:
• Membuka laptop, tablet, atau smartphone (kecuali jika diarahkan dosen untuk emulator spesifik).
• Membawa contekan dalam bentuk apa pun (kertas kecil, meja, tubuh).
• Bekerja sama, saling mencontek, atau berbicara dengan suara keras.
• Meninggalkan ruangan sebelum waktu ujian berakhir tanpa izin pengawas.
✓ Yang Perlu Disiapkan
• Alat tulis (Pulpen 2B yang gelap, pensil untuk menghitung di kertas buram).
• Penghapus dan tip-x (jika diperlukan).
• Kalkulator standar (Pastikan baterai tidak habis).
• Kartu Mahasiswa / KTM.
Cek Kesiapan (Mini Quiz)
Sebelum menghadapi UTS, kerjakan 4 soal berikut untuk menguji pemahaman dasar Anda terhadap materi Bab 1-7. Jika Anda bisa menjawab semua dengan benar tanpa melihat jawaban, Anda sudah dalam kondisi siap.
1. Apa tugas utama dari BIU (Bus Interface Unit) dalam arsitektur internal prosesor 8086?
BIU bertugas mengelola bus eksternal (Address bus, Data bus, Control bus). Ia yang melakukan *fetching* instruksi dari memori ke *Queue*, sementara EU (Execution Unit) yang bertugas mengeksekusinya (Bab 2).
2. Jika sebuah angka 8-bit disimpan sebagai two's complement: 11110110b. Berapakah nilai desimal sebenarnya (bilangan bertanda)?
Bit ke-7 adalah 1, berarti ini adalah bilangan negatif. Untuk mencari nilainya, ubah ke positif dengan membalik bit dan menambahkan 1: 00001001 + 1 = 00001010 (10 desimal). Jadi nilainya adalah -10 (Bab 3).
3. Manakah yang BUKAN merupakan mode pengalamatan (addressing mode) yang didukung 8086?
SP (Stack Pointer) tidak pernah digunakan sebagai register indirect untuk pengalamatan memori umum. SP digunakan secara eksklusif oleh instruksi PUSH dan POP. Register indirect yang valid hanya BX, SI, DI, dan BP (Bab 5).
4. Apa yang akan terjadi jika Anda mengeksekusi instruksi `DIV BL` ketika nilai di register AX (0005H) lebih besar dari yang bisa ditampung oleh BL (03H)?
Pada DIV 8-bit, DX:AX dibagi BL. Namun, hasil bagi (Quotient) HARUS muat di register AL (8-bit). Jika hasilnya lebih besar dari FFH, prosesor akan mentrigger *Divide Error Exception* (Int 0) dan program langsung berhenti (Bab 7).